Apa Yang Harus Dilakukan Saat Terkena Virus Corona Covid

Written by Rumano on July 11, 2020 in Efektivitas Vaksin Covid with no comments.

Jika ada seorang dipastikan terinfeksi Covid-19, segera beritahu otoritas kesehatan setempat. Seorang psikolog klinis dari Steven Taylor meminta publik untuk tetap tenang ketika menjumpai ada orang di sekitarnya terinfeksi. • Lakukan karantina mandiri selama 14 hari meskipun Anda merasa sehat. • Jika tidak memungkinkan, pisahkan tempat tidur dengan orang lain dengan jarak minimal 1 meter. Mempraktikkan kebersihan tangan dan pernapasan setiap saat sangatlah penting, dan merupakan cara terbaik untuk melindungi orang lain dan diri Anda sendiri.

Kami memiliki layanan unggulan bagi para pasien yaitu pusat layanan jantung dan pembuluh darah, layanan ibu dan anak, layanan trauma, serta layanan kanker. Primaya Hospital Group memiliki fasilitas pelayanan yang lengkap diantaranya layanan Gawat Darurat, Radiologi, Laboratorium, dan Farmasi yang hadir selama 24 jam. Selain itu, kami memiliki space parkir yang luas, ruang edukasi pasien, ruang poli yang nyaman, ruang laktasi, space bermain di Poli Anak, ATM Center, Musholla, WiFi untuk keluarga pasien, kantin, dan space lobi. Lihat langkah-langkah perlindungan dasar terhadap coronavirus baru untuk informasi lebih lanjut.

Langkah tepat jika terkena Covid

Anda juga diminta berkonsultasi melaluihotline 119 ext 9 meski kondisi tubuh sehat, jika memiliki riwayat pernah kontak dengan penderita atau pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Jika Anda tinggal bersama anggota keluarga atau teman sekamar, pertahankan setidaknya enam kaki di antara Anda dan orang lain di rumah. Menginap di kamar yang terpisah dan gunakan kamar mandi yang berbeda jika memungkinkan.

Tak hanya itu saja, sejak Minggu 15 Maret 2020 Jokowi menganjurkan untuk isolasi di rumah, dalam artian bekerja, bersekolah dan beribadah dilakukan di rumah. Apabila batuk atau bersin, agar menutup mulut dan hidung dengan tissue atau bagian dalam lengan atas/siku lengan. Sebelumnya juga telah disinggung bahwa recovery ini hampir sama dengan backup dan restore.

“Jika semua orang mematuhi kebersihan dengan baik maka Anda tidak akan terinfeksi dan jika Anda terinfeksi, Anda tidak akan menyebarkannya,” ujar Bloomfield, dikutip dari The Guardian. Pastikan para lansia sadar pentingnya menyimpan persediaan makanan dan obat-obatan untuk waktu yang lebih lama daripada biasanya. Bantu mereka yang memiliki keterbatasan gerak untuk berbelanja persediaan ini. Pertimbangkan buddy scheme, yaitu membagi komunitas menjadi kelompok-kelompok kecil atau berpasang-pasangan. Setiap kelompok/pasangan diminta untuk mengatur jadwal untuk saling menelpon.

Selain itu, ketika Anda merasa tidak enak badan, cobalah untuk berdiam diri di rumah dan gunakan masker ketika sakit. Dengan begitu, Anda tidak menularkan infeksi virus kepada orang lain dan tidak tertular penyakit saat tubuh dalam keadaan tidak sehat. Selain mencuci tangan, cara lainnya untuk mencegah COVID-19 adalah mengurangi hingga mencegah kontak dengan orang sakit, seperti batuk, demam, dan bersin.

• Sediakan kamar sendiri yang besar dengan sirkulasi udara yang baik dan dilengkapi sarana mencuci tangan dan rest room. Di antara orang dengan usia 49 tahun atau lebih muda, hanya zero,2 persen dari mereka yang positif terjangkit virus Corona 2019 meninggal, dibandingkan dengan 14,8 persen dari mereka yang berusia di atas 80 tahun. Risiko kemarian akibat SARS kurang lebih 11 persen, sementara MERS memiliki risiko kematian sebesar 35 persen. Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain. Rutin mencuci tangandengan air dan sabun atauhand sanitizeryang mengandung alkohol minimal 60%, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.

Dia menekankan, obat-obatan yang diberikan kepada pasien positif Covid-19 mesti sesuai dengan kondisi terinfeksi berat atau ringan, serta selalu memerhatikan gejala yang dirasakan. Asupan yang dibutuhkan mulai dari vitamin, antivirus dan lain-lain. Di Indonesia, banyak perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah seiring imbauan pemerintah agar masyarakat meminimalkan aktivitas di ruang publik. Tujuannya tak lain supaya penyebaran virus COVID-19 bisa diredam.

Atas alasan inilah, kita harus rajin-rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selain mencuci tangan, cara lainnya untuk mencegah COVID-19 adalah mengurangi kontak dengan orang sakit atau mengalami batuk, demam, dan bersin. Pikirkan apakah tetangga Anda mungkin memerlukan bantuan dalam berbelanja, membeli obat-obatan atau mengakses layanan kesehatan, misalnya. Ini sangat penting terutama jika mereka melakukan isolasi mandiri dan tinggal sendiri atau tanpa anggota keluarga yang lebih muda. Mencuci tangan dengan sabun dapat menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling sederhana untuk dilakukan. Anda bisa mulai membiasakan diri untuk mencuci tangan setelah bersentuhan dengan benda-benda yang terdapat di ruang publik, seperti pegangan pintu dan tombol carry.

Comments are closed.