Cara Merawat Kebersihan Gigi Dan Mulut Bayi Usia 12

Written by Rumano on January 16, 2021 in Mendidik anak dengan bijak with no comments.

Apabila gigi tidak dijaga dengan baik maka dampak yang ditimbulkan oleh kerusakan gigi pada anak yaitu berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat dewasa nanti. Terkadang Ibu sering melarang si Kecil mengonsumsi makanan dengan kandungan gula karena berpotensi membuat gigi berlubang. Jagalah pola makan si Kecil sehingga dia tumbuh dengan sehat dan pintar. Namun sering kita lihat anak-anak sekarang banyak yang memiliki gigi busuk. Faktor terbesar penyebab gigi busuk biasanya konsumsi gula yang banyak. Sehingga terkadang gula masih tertinggal di gigi dan tidak dibersihkan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan proses pengenalan dan pembelajaran sejak kecil. Semakin dini Bunda mengenalkan kebiasaan menyikat gigi pada si Kecil, akan semakin mudah pula ia untuk mengerti dan mengadaptasi aktivitas menjaga kesehatan gigi sebagai rutinitas harian yang harus diperhatikan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk menjaga kesehatan gigi si Kecil. Bakteri dalam mulut anak Anda secara alami berkembang biak, membentuk substansi lengket yang dinamakan plak. Seiring dengan kebiasaan anak mengonsumsi makanan dan minuman manis, maka bakteri pada plak pun akan menghasilkan asam.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui berbagai cara menjaga kesehatan gigi anak agar terhindar dari masalah gigi berlubang. Berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi gigi anak Anda. Sebagai orang tua, menjaga kesehatan anak secara keseluruhan adalah hal yang penting dilakukan termasuk persoalan kesehatan gigi dan mulut. Namun, sayangnya tidak banyak orang tua yang sadar bahwa mengenalkan dan mengajarkan anak mengenai menjaga kesehatan gigi dan menjaga kesehatan mulut perlu untuk dilakukan sejak dini. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa dengan anak rajin menyikat gigi saja sudah cukup. Karies gigi adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh demineralisasi e-mail dan dentin yang erat hubungannya dengan cara memelihara kesehatan gigi dan mulut.

Nah jika si Kecil sudah rutin menggosok gigi dengan metode yang benar tanpa disuruh, Mama bisa memberikan mereka apresiasi berupa pujian atau hadiah. Memberikan penghargaan akan membuat anak jadi lebih semangat dan termotivasi untuk menyikat giginya setiap hari. Caranya, dengan menyikat gigi bersama si Kecil setiap pagi dan malam hari sebelum tidur. Bila si kecil sudah rutin menggosok gigi dengan metode yang benar tanpa disuruh, Anda bisa memberikan mereka apresiasi berupa pujian atau hadiah. Dengan begitu, sela-sela gigi yang sulit dijangkau dengan hanya menyikat gigi tetap dapat terjaga kebersihannya.

Sebagai alat pencernaan mekanik, gigi berfungsi untuk merobek, memotong dan mengunyah makanan sebelum makanan tersebut masuk ke kerongkongan. Gigi mempunyai struktur keras yang sehingga memudahkan untuk menjalankan fungsinya. Namun, ternyata jus juga dapat memicu kerusakan gigi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Memang, karies gigi pada balita tidak selalu ditunjukkan dengan warna cokelat atau berlubang. Jika Bunda mendapati warna putih yang berbeda dari warna gigi lain di bagian leher gigi, ini dapat menjadi gejala awal karies.White spotini jika didiamkan, lama-lama akan membuat gigi berlubang. Supaya si Kecil tidak mengalami karies gigi, orang tua perlu memperhatikan kesehatan giginya, bahkan semenjak bayi.

Kalau gigi anak tidak terawat dengan baik, ini bisa menimbulkan penyakit. Salah satunya karies gigi, penyakit infeksi yang menyebabkan gigi berlubang. Menurut studi dari CDC, biaya perawatan gigi anak hampir forty persen lebih rendah saat sebelum usia 5 tahun dibandingkan dengan saat Moms membawanya ke dokter gigi saat dia berusia 5 tahun. Menurut Stanford Children Health, kunjungan dokter gigi pertama direkomendasikan pada usia 12 bulan atau dalam 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Karena, walaupun anak sudah rajin menggosok gigi bukan berarti terbebas dari karies atau gigi berlubang. Apalagi bila si kecil masih sering minum susu di malam hari atau mengemut makanan. Gangguan pada gusi bisa terjadi akibat kebersihan gigi dan mulut tidak terjaga.

Bila sudah terkontaminasi, bukan hanya kesehatan gigi dan mulut yang terganggu, virus dan bakteri juga dapat mengancam kesehatan organ penting tubuh lainnya. Tidak terkecuali virus corona yang kini jadi ancaman bagi masyarakat di berbagai negara. Pendidikan dapat mempengaruhi standing kesehatan seseorang, dalam hal ini ibu. Semakin tinggi tingkat pendidikan seorang ibu, semakin mudah baginya untuk menerimanya informasi. Sehingga seorang ibu yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi akan memiliki pengetahuan yang lebih baik sehingga lebih baik pula perilaku mereka memelihara dan merawat giginya. Perilaku ibu yang didasarkan pada pengetahuan yang baik akan ditiru oleh anak-anak.

Comments are closed.