Larangan Mudik Lebaran 2021, Polri Tindak 835 Unit Journey Gelap

Written by Rumano on September 22, 2020 in Hidup di era Covid with no comments.

Bagi penumpang transportasi umum darat akan dilakukan tes acak fast test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah. Maka dari itu, setiap tahunnya, mudik menjadi hal yang wajib dilakukan sebagian besar orang. Sayangnya, di masa pandemi ini, perpanjangan larangan mudik 2021 diberlakukan. Perpanjangan larangan mudik 2021 akhirnya diresmikan pada Rabu (21/4) lalu.

Kang Emil pun berpesan, agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, situasi regular dapat kembali pada 2022 mendatang. Meski khawatir, mayoritas masyarakat yang memutuskan mudik lebih awal mengaku nekat pulang kampung lantaran telah bertahun-tahun tak berjumpa dengan keluarga di kampung halaman. Keputusan ini dibuat berdasarkan arahan Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan hasil koordinasi rapat tingkat menteri pada Maret lalu. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui seputar larangan mudik 2021.

Pelaku perjalanan transportasi laut wajib menunjukkan surat negatif Covid-19, baik PCR atau antigen dengan sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Yang pertama, untuk pelaku perjalanan udara, laut, kereta api dan penyeberangan diwajibkan menunjukkan dokumen negatif COVID-19. Pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat negatif Covid-19, baik PCR atau antigen dengan sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan atau tes negatif GeNose C19 di bandara. Meskipun terjadi penurunan quantity penumpang secara signifikan, papar dia, tetap perlu diwaspadai aktivitas perjalanan masyarakat di masa pascapeniadaan mudik, tepatnya di tanggal Mei 2021.

Keputusan larangan mudik 2021 secara langsung disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Jumat, 26 Maret 2021. Aturan larangan mudik Lebaran 2021 ini pun semakin diperkuat dengan keterangan langsung dari Mentri Perhubungan. Sedangkan untuk kendaraan angkutan umum dalam hal ini kendaraan jenis bus AKAP yang beroperasi hanyalah angkutan yang telah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan dengan mengangkut penumpang dengan klasifikasi yang telah ditetapkan pemerintah. “Peniadaan mudik Lebaran 2021 sesuai Surat Edaran Pemerintah tentang pelaksanaan peniadaan mudik,” ujarnya.

Ia mengatakan, keputusan yang diambil ini berdasarkan berbagai macam pertimbangan, yaitu data, pendapat ahli, dan pengalaman di lapangan. Kegiatan mudik untuk bertemu dengan sanak saudara sangat terkait dengan interaksi fisik langung yang merupakan cara virus bertransmisi lebih cepat, misalnya melalui bersalaman, berpelukan, dan lain-lain. Doni menambahkan, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak, tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga dari orangtua di kampung halaman, agar dapat memberikan imbauan kepada mereka yang berada di perantauan untuk menunda mudik tahun ini. Larangan mudik untuk mencegah penularan Covid-19 di Kampung. Orang yang beraktivitas di Jakarta berisiko tinggi jadi carier terhadap orang di kampung halaman.

“Dari seluruh jalur yang ada, bisa saja dia melalui jalur tikus. Tapi jalur tikus itu tidak mungkin bawah ke lubang bawah tanah pasti akan masuk ketemu ke jalur utama yang mau tidak mau harus lewat situ. Pasti akan ketahuan dari penyekatan yang kita lakukan.” Pemerintah masih mengizinkan beroperasinya kegiatan sektor esensial di wilayah aglomerasi. Anak usia di bawah 5 tahun tidak wajib melakukan tes RT-PCR/Rapid Test Antigen maupun GeNose C19. Pelaku perjalanan diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri selama 5 hari di kota tujuan, kecuali bagi pihak-pihak yang telah dikecualikan.

Larangan Mudik 2021

Yaitu layanan distribusi logistik, perjalanan dinas, kunjungan sakit/duka, dan pelayanan ibu hamil dengan pendamping maksimal 1 orang dan pelayanan ibu bersalin dengan pendamping maksimal 2 orang. Hari ini, pemerintah menjalankan kebijakan larangan mudik Lebaran 2021. Satgas Penanganan Covid-19 berharap larangan mudik 2021 tidak hanya untuk mencegah masyarakat bepergian jarak jauh, tapi juga untuk mudik lokal.

Comments are closed.